Saturday, February 9, 2019

BANTUAN UNTUK KALIANDA


Bantuan Sosial Untuk Korban Bencana Tsunami Di Kalianda Selatan


Assalamuallaikum Wr. Wb.

Meskipun berita ini telat untuk di posting, kami berharap cerita ini bisa menjadi inspirasi yang bermanfaat kepada pembaca.

Saat menerima kabar bahwa terjadi bencana Tsunami yang menerjang Kalianda dan Banten pada tanggal 22 Desember 2018, kami Karang Taruna Desa Sukorahayu langsung menggelar aksi sosial dengan mengumpulkan berbagai macam keputuhan pokok dan obat-obatan.
Foto penggalangan bantuan di Desa Sukorahayu oleh Karang Taruna

Kami langsung bergerak dan ikut prihatin atas kejadian tersebut, hati kami tergerak. Tidak hanya membantu dengan berdoa, keesokan harinya tepat tanggal 23 Desember 2018 kami telah mengumpulkan beberapa pakaian yang masih layak pakai dan bantuan uang yang kami salurkan melalui komunitas-komunitas yang tanggap dan peduli bencana.

Foto Karang Taruna Desa Sukorahayu saat pemberangkatan ke lokasi bencana
Tidak berhenti disitu, kami terus mengumpulkan bantuan-bantuan beberapa hari kedepan. Mulai dari pakaian layak pakai, obat-obatan, beras, sayuran, popok untuk balita, serta kebutuhan lainnya hingga terkumpul banyak. Bantuan datang dari masyarakat Desa Sukorahayu, serta Desa-Desa Tetangga ikut membantu menyumbangkan harta bendanya. Kami tersentuh, masyarakat masih banyak dan banyak peduli terhadap korban tsunami. Terima kasih banyak atas bantuan dan dukungan dari masyarakat yang tak bisa kami sebutkan satu persatu namanya. Semoga bencana tersebut lekas berakhir, serta trauma yang dirasakan oleh korban bencana bisa cepat terobati dan bagi masyarakat yang telah membantu, kami berdoa agar Allah SWT bisa menerima amal perbuatan baik mereka.
Foto saat di Kalianda

Serah terima bantuan ke Posko secara simbolis

Setelah beberapa hari pengumpulan bantuan, tepat tanggal 3 Januari 2019 kami Karang Taruna Desa Sukorahayu memutuskan untuk mengakhiri penggalangan bantuan, serta pada hari itu kami langsung turun ke tempat lokasi bencana di Kalianda Selatan. Melihat serta memberikan bantuan secara langsung ke korban bencana di tempat bencana.

Hati kami miris melihat di tempat bencana, banyak dari rumah warga rusak yang terkena dampak tsunami. Kami juga melihat secara jelas dan tampak Gunung Anak Krakatau yang terus-menerus memuntahkan laharnya setiap menitnya. Baru pertama kalinya kami menyaksikan secara langsung fenomena gunung meletus, meskipun berada jauh dari lokasi kami, tapi bulu kuduk kami berdiri merinding menyaksikan kejadian tersebut.

Setelah itu kami pun menyalurkan bantuan secara simbolis ke korban dan posko-posko bantuan. Akhirnya kami pulang dengan selamat sampai rumah bada’ Isya, mengingat jauhnya rumah kami dengan lokasi bencana. Ada kejadian yang lucu saat kami berada dalam mobil truk pengangkut bantuan, beberapa mengalami mabuk darat karena bak mobil truk ditutup terpal karena hujan. Tapi itu tidak menyurutkan niat kami ingin meringankan beban korban tsunami di Kalianda.

Sekali lagi kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat yang sudah membantu kami, terima kasih banyak.

Wassallam.

(Eko Prasetio)

No comments:

Post a Comment